Day 2
Jadwal pertama kami hari ini adalah sarapan pagi di restoran hotel maksimal pukul 08.00. Untuk sebuah perjalanan, menurutku perjalanan ini dimulai sangat siang. Tapi ternyata ada alasan dibaliknya, yaitu untuk menyesuaikan waktu kunjungan, yaitu KBRI. Yang mendapat jatah kunjungan ke KBRI adalah rombongan bis 1, sedangkan 2 bus lainnya langsung menuju Putrajaya, dan seperti yang sudah aku cerita, kelompok kami lah yang mendapat tugas mengenai Putrajaya, kelompok lainnya 'bermain'.
Jadi, Putrajaya adalah suatu kota baru yang sengaja dibangun untuk memindahkan fungsi pemerintahan yang semula berada di Kuala Lumpur. Jadi sejarahnya adalah Kuala Lumpur sudah terlalu padat karena adanya semua aktivitas berada di sana sehingga direncanakanlah suatu kota baru yang nantinya untuk kawasan pemerintahan. Putrajaya ini tadinya adalah suatu hutan yang berada di jalur antara Kuala Lumpur dengan Selangor.
Putrajaya was totally hoootttt!!!
Bukan cuma cuacanya yang memang panasnya gila-gilaan tapi juga semuanya yang ada di sini super keren! Putrajaya mengusung konsep utama adalah Garden City and Intellegent City. Putrajaya bisa menjadi salah satu contoh Garden City yang hidup di jaman serba modern dan terbangun ini. Dari kurang lebih 4000 hektar lahan Putrajaya, yang terbangun hanya 25% saja, sisanya danau dan ruang terbuka hijau. Kawasan ini memang besar banget, dan kemarin nggak sempat mengunjungi semua nya, ya karena memang adanya keterbatasan waktu..
 |
| Putrajaya :) |
 |
| The Lake |
 |
| Me at Cruise Tasik |
 |
| Foto Grup di depan Masjid Putrajaya |
 |
| Kelompok 9 di depan Masjid Putrajaya |
Untuk tugas kelompok, kami membagi anggota kelompok menjadi beberapa bagian sesuatu dengan objek pengamatan. Aku dan Megyong dapat jatah mengamati jaringan drainase. Yang kami amati hanya sebatas saluran air dan danaunya. Anggota kelompok lain tersebar dimana-mana untuk mengamati objek-objek yang telah dibagi. Kami juga mengambil beberapa brosur, pamflet yang berhubungan dengan Putrajaya.
Kami berada di sini kurang lebih 45 menit. Selanjutnya kami menuju Kuala Lumpur untuk makan siang di suatu restauran melayu yang bernama Haslam. Di sini kami juga nantinya akan bertemu dengan bus 1 yang mengunjungi KBRI. Makanannya enak dan berlimpah ( :p ) dan rasanya masih Indonesia sekali hehehehe kami menghabiskan waktu cukup lama di sini sekitar satu jam sebelum harus melanjutkan perjalanan lagi. Kali ini bus 2 dan 3 menuju Petronas Twin Tower dan Suria KLCC, sedangkan bus 1 menuju Putrajaya.
Sebelum menuju Restauran Haslam, kami dimampirkan di suatu daerah namanya
Dataran Merdeka dan Istana Negara. Menurut Pak Roslin (tour guide), Dataran Merdeka menjadi
'speaker corner' bagi masyarakat Malaysia. Selain itu juga digunakan
untuk acara-acara seperti konser, upacara kenegaraaan dan lain-lain.
Masih tetap, panas! Kami mampir cuma sebentar, foto-foto narsis seperti
biasa dan kembali melakukan perjalanan.
 |
| Me at Dataran Merdeka |
| |
 |
| at Istana Merdeka |
 |
| Restoran Haslam |
 |
| Lunch :) |
Seperti tipikal kota-kota besar, Kuala Lumpur juga dipenuhi gedung-gedung bertingkat. Cuma bedanya di sini lebih bersih dan masih banyak pohon-pohon. Selama perjalanan aku teringat Kota Surabaya, meskipun dipenuhi gedung bertingkat namun masih tetap tersedia lahan untuk ruang terbuka hijau. Bedanya lagi, di sini juda tidak begitu macet. Menurutku Kuala Lumpur cukup nyaman dijadikan tempat tinggal, mungkin karena salah satu aktivitas utamanya telah dipindahkan jadi ada pengurangan kepadatan.
 |
| High way |
Dan inilah Petronas Twin Tower yang sangat terkemuka itu. Kami diturunkan di 'belakang' nya karena katanya dari belakang akan lebih jelas saat foto grup. Tapi dari belakang saja udah sesuatu bagaimana depannya yaa hehehe. Setelah melakukan foto grup kami diperbolehkan foto narsis kira-kira 10 menit. Sempat terlena berfoto-foto kami ternyata sudah dipanggil-panggil untuk menuju Suria KLCC. Suria KLCC ini sebuah pusat perbelanjaan yang ada di dalam menara ini. Kami diberi waktu cukup lama disini sekitar 2 jam sudah termasuk untuk sholat. Apa yang bisa diceritakan dari mall ini? Bagus? Sudah tentu. Luas? Lumayan lah. Mewah? Pastinya. Yang namanya pusat perbelanjaan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, walaupun kata tour guide kami lebih baik belaja di Sungeh Wang daripada di sini. Mungkin karena kemakan omongan-omongan, yang kami lakukan hanya berputar-putar dan membeli cemilan. Aku lupa nama kiosnya apa, tapi rotinya enak banget dan sekarang aku lagi ngidam banget hahahaha
 |
| Petronas Twin Tower |
 |
| Me at Twin Tower :) |
Tujuan selanjutnya adalah Bukit Bintang a.k.a Sungeh Wang. Belanja lagiiii :p
Sebelumnya kami mampir ke Chocolate Kingdom Berlys, belanja coklat ceritanya. Tapi setelah dihitung-hitung jatuhnya lumayan mahal. Tapi kalau semua-semuanya dirupiahkan, ya nanti nggak bakal belanja :p jadi aku membeli beberapa untuk buah tangan sanak saudara dan kerabat di rumah..
Ketika sampai di Bukit Bintang, sejujurnya aku nggak ada ide kenapa daerah ini disebut Bukit Bintang.. Bagaimana ya menggambarkan Bukit Bintang, hmm.. Bukit Bintang ini berupa koridor jalan, ada junctionnya juga dan di sisi kanan kirinya berupa pusat perbelanjaan dengan salah satu mall yang terkenal adalah Sungeh Wang dan Pavillion Mall. Sebelum ke tujuan utama, yaitu Sungeh Wang Mall, kami mengikuti tour guide kami ke salah satu mall di seberang Sungeh Wang untuk mengunjungi toko yang menjual tas dan sepatu merk asli Malaysia, yaitu Vinci. Sebenarnya di tokonya tersebar di mana-mana, di Suria KLCC juga ada. Awalnya kami ramai-ramai menuju toko ini tapi karena gerimis jadi kami terpisah dengan teman-teman dan yang tersisa hanya aku, dhian dan anin.
 |
| Dua gambar ini salah satu sudut Bukit Bintang |
Aku berniat membeli sebuah tas untuk mama di rumah. Ketika akan membayar, pramuniaga menawarkan suatu promo, yaitu jika membeli diatas 120 RM akan mendapatkan sebuah jam tangan atau mendapatkan diskon 10% jika memiliki privilege card dari mall ini. Btw, nama mall nya adalah Fahrenheit. Kedua promo ini sangat menarik menurutku. Setelah berdiskusi dengan Anin dan Dhian, akhirnya kami setuju untuk membuat Privilege Card di bagian customer service mall ini. Kami hanya perlu menunjukkan passport dan mengisi daftar nama untuk mendapatkan kartu ini dan diberi brosur tentang apa saja promo yang berlaku atas kartu ini.
Dan mulailah 'Our Little Adevnture'. Mengapa kami menyebut begitu? Karena sebelumnya Pak Rosli mengatakan kepada kami untuk memiliki pengalaman adventure selama perjalanan kami hehehehe. Dengan berbekal brosur, kami menjelajahi mall ini, dari toko ke toko dan lantai ke lantai. Sebenarnya barang-barangnya banyak yang menarik, tapi entah mengapa tidak ada yang memanfaatkan kesempatan ini hahahaha. Kami menjelajahi mall ini hampir satu jam sendiri. Seru, tapi pegel hehehe. Akhirnya kami kembali ke Vinci karena memang niatnya beli di toko itu (:p) Aku membeli tas dan kaos kaki, Anin membeli anting-anting dan kaos kaki dan Dhian tidak membeli apa-apa. Anin memanfaatkan kartu diskonnya sedangkan aku lebih memilih mengambil jam tangan saja, karena jam nya baguuusss hehehehe
 |
| Tourist Privilege Card from Fahrenheit88 Mall |
 |
| The watch ;) |
Waktu mau balik ke Sungeh Wang, hujan cukup deras mengguyur daerah ini. Mau balik ke mall sebelumnya nanggung, mau maju ke depan masih jauh. Akhirkan kami putuskan untuk berlari-lari kecil menuju Sungeh Wang Mall yang berada di seberang jalan. Ketika hujan semakin deras akhirnya kami memutuskan untuk berteduh di bawah jembatan monorail! Ini benra-benar yaa, mau masuk ke mall tapi kondisi udah kaya tikus kecebur got, basah semua. Di bawah jembatan kami tertawa-tawa melihat keadaan kami ini dan sialnya kakiku tiba-tiba kram karena tadi beberapa kali aku sempat loncat dan pendaratannya kurang bagus huhuhu. Jiwa petualangan kami tidak berhenti karena hujan (lebay) akhirnya kami menerobos hujan untuk masuk ke mall. Oh my God, ini benar-benar kacau sekali.. Kacau dan lucu. Mungkin ketika membaca cerita ini, orang berpikir dibagian mana yang lucu?! Well, mungkin hanya kami yang tahu ;)
Apa yang kami lakukan di Sungeh Wang Mall?! Apalagi kalau bukan belanja hahahahaa!
Kami sempat terlantar waktu mau pulang. Ini karena bus kami terlambat saat menjemput kami dan hujan pula. Semakin semakin deh..
 |
| Menunggu bus dambil berteduh |
Kami sudah di bus, kami sudah kembali ke hotel dan masih ada pekerjaan, yaitu packing karena besok kami akan melakukan perjalanan ke Singapura dan menginap di Johor.. Sebelum masuk ke kamar, kami dikumpulkan di lobi hotel untuk memberi kejutan kepada teman-teman kami yang berulangtahun pada Bulan April; Roofy, Yulis, Tiara dan Guntur. Happy Birthday guyyysss!! :D
 |
| Happy Birthday! |
Well, Singapore, here we comeee!!! :D
Komentar
Posting Komentar