I loved and to be loved by You

Di kehidupanku sebelum ini, aku selalu merasa bahwa Allah sangat mencintaiku karena telah banyak memberikan aku apa saja yang aku inginkan..

Pikiran bahwa Allah akan selalu memenuhi keinginanku menjadikan aku sebagai makhluk yang kurang bersyukur. Aku semakin hari semakin banyak menuntut sesuatu yang tidak aku miliki dengan mengabaikan segala hal yang telah aku miliki..


Aku tidak bersyukur.

Bersyukur itu mudah dan memudahkan, tapi sering dilupakan..

Aku lupa bersyukur.

Aku mulai mengejar hal-hal yang belum kumiliki dengan pikiran bahwa semakin aku kejar, Allah akan melihat usahaku dan memberikan itu kepadaku..

Aku lupa bersyukur.

Aku mulai tidak menghargai diriku sendiri, kehidupanku dan segala karunia-Nya yang sudak kumiliki..


Aku lupa bersyukur atas segalanya..

Kemudian satu dua tiga hal terjadi padaku..

Dan Allah mulai mengambil satu persatu apa yang sudah kumiliki.. Dan Allah mulai mengambil kembali apa yang dititipkan kepadaku, tapi tidak kuhargai-tidak ku syukuri..

Allah mengambilnya, untuk mengingatkan aku akan pentingnya rasa syukur. Untuk mengingatkan aku akan pentingnya berhenti mengejar apa yang belum kumiliki dan mulai menghargai apa yang kumiliki..

Allah mengambilnya, untuk menunjukkan Kuasa-Nya kepadaku..

Kemudian aku merutuki kejadian ini dengan berpikir bahwa Allah sedang tidak sayang padaku sehingga memberikan aku sedikit cobaan..
Aku merutuki kejadian atas kehilangan hal yang aku miliki..

Aku, yang miskin ilmu ini, mengeluhkan kepada Allah atas ketidakadilan ini..

Dikegalauanku ini, seorang teman berkata padaku
"Ini bukan Allah tidak sayang kamu, ini Allah sedang menunjukkan rasa sayangnya Yang Maha Besar ke kamu"

Aku, yang miskin ilmu, berusaha mencerna apa yang dikatakan temanku. Bahwa ini adalah cara Allah menunjukkan rasa sayang-Nya padaku..

Bukannya Allah tidak sayang, inilah Allah yang sedang sangat sayang padaku dan menunjukkannya melalui cobaan. Bukannya Allah mengambil milikku, tapi Allah mengambil milik-Nya yang dititipkan kepadaku tapi lupa ku syukuri.
Bukannya Allah tidak adil kepadaku, ini Allah sedang menunjukkan apa itu keadilan kepadaku.

Dan kemudian, aku tidak lagi menangis apa yang sudah terjadi padaku. Tidak lagi menangisi apa yang diambil kembali oleh-Nya.

Ini aku, yang miskin ilmu, menangisi segala Rahmat-Nya dan menangisi Cinta-Nya kepadaku.
Ini aku, yang miskin ilmu, menangis berharap untuk mendapatkan Ridha-Nya dalam hidupku.


Ini aku, terus menangis dalam perjuangan untuk mencintai diriku sendiri lagi dan untuk kembali Kepada-Nya..

Komentar

  1. Agen Judi Online Aman dan Terpercaya
    Serta Pembayaran Terjamin Cepat dan Aman!!
    B-o-l-a-V-i-t-a(dot)com
    BERAPAPUN SIAP DIBAYAR!! Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    YM1 : bola.vita@yahoo.com
    YM2 : agenbola-vita@yahoo.com
    wechat : bola-vita
    line : cs_bola-vita
    whatup : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW), D1A1E6DF (NEW)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

However, i love you